Categories
Agenda

Info Ta’lim Pekanan

Mukhtashar Minhajul Qashidin

Penulis kitab ini adalah Syaikh Abu Umar Muhammad bin Ahmad bin Muhammad bin Qudamah Al Maqdisi rahimahullah. Kitab ini adalah ringkasan dari kitab Ibnul Jauzi rahimahullah.

Kitab ini terbagi menjadi 4 bagian:

  1. Bagian pertama memuat masalah ibadah.
  2. Bagian kedua memuat masalah adat.
  3. Bagian ketiga menerangkan perkara-perkara yang membinasakan.
  4. Bagian keempat menerangkan perkara-perkara yang menyelamatkan.

Dalam bab pertama beliau menyebutkan masalah-masalah ibadah yang mencakup 9 pembahasan: Kitab Ilmu dan Keutamaannya, Kitab Thaharah dan Shalat, Kitab Zakat, Kitab Puasa, Kitab Haji, Kitab Adab Membaca Al Quran, Kitab Dzikir dan Doa.

Diantara yang beliau sebutkan dalam Kitab Ilmu adalah keutamaan ilmu, adab penuntut ilmu dan pengajarnya, juga menerangkan sifat-sifat ulama akhirat (ulama yang sebenarnya).

Di bagian kedua yang menerangkan masalah-masalah adat, beliau awali dengan menerangkan masalah-masalah adab makan dan minum, kemudian beliau sebutkan 7 kitab: Kitab Nikah dan Adabnya, Kitab Adab Mencari Ma’isyah (penghasilan), Kitab Halal dan Haram, Kitab Adab Berteman dan Bersaudara, Kitab Adab Safar, Kitab Amar Ma’ruf Nahi Munkar, Kitab Kehidupan dan Akhlak Nabi.

Beberapa masalah dalam adab berteman sangatlah penting untuk kita. Di sana beliau menyebutkan tidak semua orang bisa kita jadikan teman baik. Orang yang akan kita jadikan teman baik haruslah memenuhi beberapa kriteria: Aqil (berakal), berakhlak yang baik, bukan seorang fasiq (senang berbuat kemaksiatan), bukan ahlul bid’ah, dan bukan seorang yang tamak kepada dunia. Beliau menyebutkan hadis yang artinya, “Seseorang itu di atas agama temannya, maka hendaknya salah seorang kalian meneliti siapa yang dijadikan temannya.” [H.R. Al Bukhari]. Ibnu Qudamah mengingatkan bahwa seorang teman mesti ada kekurangan. Beliau berkata, “Jika mencari seorang teman yang bersih dari kesalahan niscaya kau tak akan mendapatkannya.”

Di bagian ketiga ketika menerangkan masalah perkara-perkara yang membinasakan, beliau menyebutkan 7 kitab: Kitab yang menerangkan keajaiban-keajaiban hati, kitab yang menerangkan cara melatih kalbu dan mengobati penyakit-penyakit kalbu, kitab meredam dua syahwat: syahwat perut dan farj (kemaluan), kitab penyakit-penyakit lisan, kitab celaan kepada amarah, iri dan dengki, kitab riya’, kitab ghurur (ketertipuan) dan macam-macamnya.

Di antara hal penting yang perlu kita cermati dalam bagian ini adalah penjelasan beliau tentang penyakit-penyakit lisan. Di antara yang beliau sebutkan:

  1. Berbicara sesuatu yang tidak ada manfaatnya.
  2. Tenggelam dalam perbincangan yang batil; yakni perbincangan tentang maksiat.
  3. Bicara kotor dan caci maki.
  4. Banyak bergurau.
  5. Mengejek dan mengolok-olok.
  6. Menyebarkan rahasia.
  7. Ghibah.
  8. Namimah (adu domba).

Di bagian keempat beliau menyebut masalah-masalah yang menyebutkan 6 kitab: Kitab tobat dan menyebutkan syarat-syarat serta rukunnya, kitab sabar dan syukur, kitab roja’ (rasa berharap) dan khauf (rasa takut), kitab zuhud dan faqr, kitab tauhid dan tawakal, kitab mahabbah (mencintai Allah), kerinduan dan ridha kepada Allah.

Kitab Mukhtashar Minhajul Qashidin termasuk kitab yang penting kita baca dalam rangka melembutkan kalbu, memperbaiki akhlak dan tingkah laku kita. Oleh karena itu mempelajari kitab ini di bawah bimbingan para ulama dan para pengajar yang berkompeten akan sangat bermanfaat. Di dalamnya terkandung berlimpah faedah yang sangat banyak untuk kebaikan kehidupan manusia di dunia dan akhirat. Semoga Allah memudahkan kita untuk mempelajari dan mengamalkan kandungannya.

Untuk itu, kami mengajak kepada kaum muslimin di Kota Mamuju dan sekitarnya untuk hadir dalam Kajian Rutin yang membahas tentang Kitab Mukhtashar Minhajul Qashidin ini. Kegiatan ini bertempat di Kompleks SIT Wildan, Jalan Musa Karim Mamuju setiap malam Ahad antara Maghrib – Isya.

Categories
Agenda

Info Ta’lim Pekanan

Salah satu hal yang harus senantiasa dipelihara di dalam hati oleh penuntut ilmu adalah niat untuk membela syariat. Manusia kini sangat membutuhkan keberadaan para ulama, supaya mereka bisa membantah tipu daya para musuh Allah Subhanahu wa Ta’ala yang mau merusak syariat ini.

Banyaknya ujian yang menimpa kaum muslimin akhir-akhir ini yang sesmestinya semakin menguatkan kita untuk menuntut ilmu syar’i. Dengan hal tersebut, sebagai salah satu sarana yang dapat menjadikan kita untuk tetap berada pada ketaatan kepada Allah Subhanahu wata’ala melalui pemahaman Agama yang benar.

Penuntut ilmu berusaha menghiasi dirinya dengan kebijaksanaan, penuntut ilmu menjadi pembimbing orang lain dengan akhlaknya dan dengan dakwahnya mengajak orang mengikuti ajaran Agama Allah Subhanahu Wa ta’ala. Apabila kita tempuh cara ini niscaya akan tercapai kebaikan yang banyak. Seorang yang bijak (Hakiim) adalah yang dapat menempatkan segala sesuatu sesuai kedudukannya masing-masing. Maka sudah selayaknya bagi para penuntut ilmu untuk bersikap hikmah di dalam menyampaikan dakwah agar  lebih mudah diterima di tengah masyarakat.

Olehnya itu, kami mengajak kaum muslimin di wilayah Mamuju dan sekitarnya untuk menghadiri majelis ilmu yang beralamat di Masjid Al-Ihsan, Kompleks SIT Wildan, Jalan Musa Karim No. 32 Mamuju.

Categories
Agenda

Info Ta’lim Pekanan

INFO TAKLIM Malam Ini 📢📢

بسم الله الرحمن الرحيم

Dengan Mengharap Rahmat dan Ridho Allah ‘Azza wa Jalla..
HADIRILAH

Ta’lim Umum
Tafsir Ibnu Katsir

Pemateri :
📣 *👤 Ustadz Amiruddin, S.Pd.I

📅 Selasa, 25 September 2018
⌚Maghrib – Isya

🏡 Di Masjid Al Ihsan, kompleks SD IT Wildan, jl. Musa Karim, belakang kantor KPU Provinsi.Sulbar

🚻 Gratis dan terbuka untuk umum

📣 Pelaksana
Dept. Dakwah DPD Wahdah Islamiyah Mamuju
Cp : 08114202884

📢📢 BANTU SEBARKAN KEBAIKAN INI…

Jazakumullahu khairan wabarakallahu fiikum

📚〰Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَمَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيْقًا إِلَى الجَنَّةِ

🌼~“ Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu (agama islam), Allah akan mempermudah baginya jalan menuju surga” (HR. Muslim)

📚〰Dari Abu Mas’ud Uqbah bin Amir Al Anshari radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

🌸〰“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.” (HR. Muslim no. 1893)

🌴 Semoga اللّٰه سبحانه وتعالى memberikan kita ilmu yang bermanfaat 🌴

Categories
Agenda

Kajian Parenting Islami.

HADIRILAH Kajian Parenting Islami.

Bersama:
ust. HERMAN HASYIM, S. Pd., MM.
(Pemerhati Remaja & Pendidikan Islam)

Bertempat di Masjid Jami Nurul Muttahidah

 Sabtu 15 September 2018

“Bagaimana Seharusnya Aktivis Mengelola Rumah Tangga”

Ahad 16 September 2018

“Mendidik Generasi Cemerlang di Rumah”

Pukul: 08.30 wita – selesai

Peserta : terbuka untuk umum