Categories
Berita

Temui Bupati, Wahdah Mamuju Sosialisasi Tablig Akbar dengan Tema Menjaga NKRI

Mamuju – Pengurus Wahdah Islamiyah Mamuju melakukan audiens dengan Bupati Mamuju H. Habsi Wahid, Kamis (05/12/19). Dalam pertemuan silaturahmi ini pengurus Wahdah Islamiyah Mamuju menyampaikan  beberapa agenda keummatan yang tertuang dalam program Wahdah Islamiyah sebagai salah satu ormas islam yang eksis dalam kegiatan sosial, keagamaan di Kab. Mamuju.

“Dalam silaturahmi hari ini kami menyampaikan harapan kepada Bupati Mamuju untuk hadir dalam kegiatan Tablig Akbar Wahdah Islamiyah Mamuju yang akan dilaksanakan 08 Desember 2019 nanti Insya Allah”. Ungkap Ustadz Amiruddin, Ketua DPD Wahdah Islamiyah Mamuju.

Tablig akbar dengan tema “Merajut Persatuan Menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia” rencananya  akan berlangsung di Masjid Nurul Muttahidah Mamuju yang Insya Allah diisi oleh seorang alumni dari Universitas Islam Madinah dan Universitas King Saudi, H. Aswanto Muhammad Takwi. Lc., MA.

Sementara itu, Wakil Ketua Wahdah Islamiyah Sulbar, Muhammad Yamin Saleh yang turut hadir dalam pertemuan ini menuturkan bahwa “dewasa ini banyak hal yang terjadi di tengah masyarakat yang berpotensi memicu terjadinya perpecahan bahkan lebih jauh lagi dapat menyebabkan disintegrasi bangsa”.

Merespon hal itu kata Ustadz Yamin, Dewan Pimpinan Pusat Wahdah Islamiyah menginstruksikan kepada semua DPW dan DPD Wahdah Islamiyah seluruh Indonesia untuk menggelar acara Tablig Akbar dengan tema seragam merajut persatuan menjaga NKRI.

“Tujuan kami hari ini untuk menyampaikan kepada pemerintah daerah maksud dan tujuan tablig akbar ini dan Alhamdulillah Bapak bupati merespon dengan baik”. Jelas Muhammad Yamin.

Kedepan, kita sangat mengharapakan agar pemerintah dan masyarakat utamanya ormas terus membangun sinergitas. Kalau masyarakat dan pemerintah bisa bersinergi, saya kira negara kita akan kuat”, tutup Yamin Saleh (Laporan Humas Wahdah Mamuju).

Categories
Berita

Depsos Wahdah Mamuju Gelar Murojaah Penyelenggaraan Jenazah

Mamuju–Sebagai Ormas yang bergerak dalam bidang dakwah dan sosial, Wahdah Islamiyah Mamuju senantiasa selau berbenah demi memberikan pelayanan yang terbaik kepada kaum muslimin.

Melalui Departemen Sosial, 29/10/2019, selepas Sholat Isya, Wahdah Mamuju kembali menggelar Murojaah Penyelenggaraan Jenazah. Kegiatan ini berlangsung di Markas Dakwah, Masjid Al-Ihsan, Jalan Musa Karim Mamuju.

Kegiatan yang dimaksudkan untuk merefreshing kembali pemahaman dan kemampuan para anggota Tim dalam memberikan pelayanan penyelenggaraan jenazah. Hal ini dipertegas oleh Ketua Depsos Wahdah Islamiyah Mamuju, Ashriady, SKM., M.Kes bahwa kegiatan ini sifatnya pengulangan atau sharing sesama anggota tim sehingga bisa menjadi media evaluasi atas pelayanan yang dilakukan selama ini.

Sementara itu Koordinator Tim Penyelenggaraan Jenazah Wahdah Islamiyah Mamuju, Zainuddin Mz, S.IP dalam pengarahannya kembali memberikan semangat kepada para anggotanya untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Dalam memberikan pelayanan Penyelenggaraan Jenazah di tengah-tengah Masyarakat, tentu banyak tantangan yang ditemui. Dalam kondisi seperti ini para anggota tim diharapkan senantiasa bersabar seraya berusaha mengapdate kemampuannya agar lebih profesional lagi. Ujar Ustadz dengan sapaan akrab Abu Sahrul ini.

Yang paling penting adalah kita berusaha untuk tidak keluar dari koridor syariat, berusaha melakukan penyelenggaraan jenazah sesuai Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah Shalallahu alayhi wasallam, pungkasnya (am*).

Categories
Berita

Perkuat Komitmen Dakwah, Wahdah Islamiyah Sulbar Gelar Workshop Dakwah dan Kaderisasi

Diantara kader-kader yang baik itu ada yang menjadi baik dengan kuatnya ibadah yang mereka lakukan, ada pula baik karena hebat dalam keilmuan. Diibaratkan sebuah besi hanya yang terasah secara konsisten yang akan menjadi pisau yang tajam dan selalu mampu memotong dan menghancurkan kebatilan-kebatilan.

Mamuju –  Menjadi kader dakwah yang baik bukanlah sebuah hasil, melainkan proses yang harus selalu diupayakan dengan memperkuat pemahaman dan kesungguhan dalam beramal.

Diantara kader-kader yang baik itu ada yang menjadi baik dengan kuatnya ibadah yang mereka lakukan, ada pula baik karena hebat dalam keilmuan. Diibaratkan sebuah besi hanya yang terasah secara konsisten yang akan menjadi pisau yang tajam dan selalu mampu memotong dan menghancurkan kebatilan-kebatilan.

Begitu pula seorang kader dakwah, jika mereka bersemangat beramal tapi tidak diiringi dengan proses tarbiyah yang sehat, maka cepat atau lambat akan segera tumpul dan berkarat.

Semangat ini yang menjadi salah satu tujuan pelaksanaan kegiatan workshop dakwah dan kaderisasi yang dilaksanakan Pimpinan Wilayah Wahdah Islamiyah Sulbar (28/09/19).

Kegiatan ini dipusatkan di Mamuju dan diikuti sejumlah pengurus departemen Dakwah dan Kaderisasi dari DPD Wahdah Islamiyah dari 6 Kabupaten di Sulawesi Barat.

Selain worshop dakwah dan kaderisasi, juga dilaksanakan Daurah Takwiniyah atau kenaikan jenjang kekaderan dari Marhalah Ta’rifiyah naik ke tingkat Marhalah Takwiniyah.

Humas Wahdah Islamiyah Sulbar, Ali Akbar menyampaikan harapan besar dari kegiatan ini menjadi momentum bagi kader-kader muda Wahdah Islamiyah mempertegas identitas dan memantapkan arah perjuangan dalam mengimplementasikan pemahaman kedalam agenda kerja.

“InsyaAllah mereka yang mengikuti kegiatan workshop hari ini diharapkan dapat memperkuat komitmen mereka dalam mengemban amanah dakwah yang memiliki rintangan dari berbagai arah,” Tutup Ali Akbar.

Categories
Berita

Bantuan LAZIS Wahdah Mamuju Ringankan Pengobatan Pak Okto

“Syukur Alhamdulillah, terima kasih banyak buat para donatur LAZIS Wahdah Mamuju. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah Subhanahu Wata’ala dengan yang lebih baik dari ini”. Ucap Nurhayati, istri Okto.

Mamuju – Jum’at (2/8/19), LAZIS Wahdah Mamuju menyerahkan santunan kepada Okto Abdullah, yang akrab dipanggil Otto. Beliau adalah seorang Muallaf yang lahir di Propinsi Nusa Tenggara Timur.

Sejak sebulan yang lalu, Pak Otto mengalami kecelakaan akibat jatuh dari motor yang mengakibatkan cedera pada pergelangan kaki kirinya. Cedera ini beliau abaikan karena tidak memiliki asuransi kesehatan (BPJS) dan mahalnya biaya untuk pengobatan dan pada akhirnya berujung infeksi yang mengakibatkan pembengkakan pada betis sebelah kiri.

Ketua LAZIS Wahdah Mamuju, Bakri, S.Kep saat ditemui redaksi wahdahmamuju.or.id mengatakan bahwa santunan ini bertujuan untuk membantu biaya pengobatan dan perawatan luka paska operasi serta pembersihan pada area infeksi.  Bantuan ini adalah tindak lanjut dari program Peduli Berkah, yang merupakan salah satu program unggulan LAZIS Wahdah, terangnya.

Pemberian santunan dilaksanakan dengan mengunjungi langsung rumah dhuafa, untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh yang berhak menerima. Di waktu yang bersamaan, LAZIS Wahdah Mamuju juga memberikan Bantuan berupa bahan makanan (sembako) seperti, beras, telur, minyak, dll. Untuk memenuhi kebutuhan pangannya, yang beberapa pekan ini hanya menkonsumsi nasi jagung.

“Syukur Alhamdulillah, terima kasih banyak buat para donatur LAZIS Wahdah Mamuju. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah Subhanahu Wata’ala dengan yang lebih baik dari ini”. Ucap Nurhayati, istri Okto.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, program ini akan terus digalakkan LAZIS Wahdah untuk membantu kaum dhuafa. Termasuk program kemandirian untuk meningkatkan taraf kehidupan mereka, sehingga tidak lagi menjadi mustahik (penerima manfaat) tapi berubah menjadi Muzakki (pemberi manfaat). Af*

Categories
Berita

Ramadhan Bulan Perjuangan dan Pengorbanan

Mamuju (wahdahmamuju.or.id) – Departemen Kaderisasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Wahdah Islamiyah Mamuju (04/05/2019) menggelar Tarbiyah Gabungan dengan tema “Ramadhan Bulan Perjuangan dan Pengorbanan”. Kegiatan ini bertempat di markas dakwah DPD Wahdah Islamiyah Mamuju, Jalan Musa Karim Mamuju.

Ketua Departemen Kaderisasi DPD Wahdah Islamiyah Mamuju, Ustadz Muhammad Ali, S.HI dalam pengarahannya menyampaikan tentang pentingnya kegiatan ini dilakukan. Menurutnya program ini bertujuan untuk saling mengingatkan tentang keutamaan Bulan Ramadhan.

Kegiatan ini diprogramkan, awalnya untuk marhalah takwiniyah saja namun berdasarkan arahan dari Asatidzah, program ini penting untuk semua marhalah dalam rangka menyambut Bulan Ramadhan. Selain itu, alumni STIBA Makassar ini membeberkan tentang beberapa program selama Bulan Ramadhan di Masjid Markas Dakwah Wahdah Islamiyah Mamuju.

“Insya Allah di Masjid Al Ihsan ini akan dimeriahkan dengan Amaliah Ramadhan, shalat tarawih 1 juz 1 malam. Alhamdulillah imamnya telah ada di tengah-tengah kita”, ujarnya.

Beliau menghimbau bahwa program Tarbiyah yang selama ini berjalan setiap pekan diharapkan tetap berjalan minimal 1 kali atau maksimal 2 kali selama Bulan Ramadhan. Himbauan ini disampaikan secara khusus kepada para Murabbi (Ustadz yang membawakan materi tarbiyah) agar program ini dilakukan untuk mengevaluasi keadaan para Mutarabbi (peserta tarbiyah) selama Ramadhan.

Sementara itu, Ustadz Fajaruddin Djarir, SE dalam menyampaikan tausiyahnya tentang Keutamaan Bulan Ramadhan dihadapan para kader menekankan tentang pentingnya mengisi Bulan Ramadhan ini dengan penuh kesungguhan (mujahadah) dan pengorbanan.

Wakil Ketua DPD Wahdah Islamiyah Mamuju ini mengajak kepada kader untuk menjadikan ramadhan ini sebagai ladang-ladang pahala. Orang yang memiliki pengorbanan yang besar juga akan mendapatkan pahala yang banyak dari Allah Subhanahu wata’ala.

“Lembaga ini telah membuka sarana-sarana untuk banyak berbuat kebaikan selama Bulan Ramadhan, maka dari itu mari kita manfaatkan kesempatan ini, tambahnya”.

Diakhir kegiatan ini ditutup dengan sosialisasi program LAZIS Wahdah Mamuju dan penguatan dari Ketua DPD Wahdah Islamiyah Mamuju tentang pentingnya jihadul mal (jihad dengan menggunakan harta) di Bulan Ramadhan ini (Humas WI_Mamuju: Abu Muadz).

Categories
Berita

Tamatkan 170 siswa, TK/KB IT Wildan Mamuju Gelar Acara Penamatan

Mamuju — Sekolah Islam Terpadu Wildan Mamuju menggelar acara penamatan siswa TK/KB, Rabu (01/05/2019). Kegiatan ini bertempat di gedung pemuda, Jalan Ahmad Kirang Mamuju.

Adapun jumlah siswa yang ditamatkan sekolah yang beralamat di Jalan Musa Karim ini sebanyak 170 orang. 131 Murid yang menamatkan Pendidikan TK dan 39 Murid yang menamatkan Pendidikan KB.

Selain dihadiri oleh orang tua murid, Ayah dan Bunda yang mendampingi wisudawan dan wisudawati cilik ini juga dihadiri oleh Pengurus DPD Wahdah Islamiyah Mamuju, Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kecamatan Mamuju serta Ketua Yayasan Pesantren Wahdah Islamiyah (YPWI) Mamuju.

Dalam sambutannya, Ketua YPWI Mamuju, Irwanto, S.IP menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga yang telah bekerjasama dan berkoordinasi dengan baik sehingga proses pendidikan di TK/KB IT Wildan dapat berjalan dengan baik. Selain itu beliau juga menyampaikan terima kasih banyak kepada para orang tua yang telah berkenan menitipkan anaknya di TK/KB IT Wildan Mamuju.

Ketua Yayasan menambahkan bahwa peran guru dalam mendidik anak-anak di sekolah perlu dibantu oleh para orang tua di rumah. Maka dari itu perlu sinergisitas dan koordinasi yang baik antara orang tua dengan guru di sekolah.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kecamatan Mamuju, Rukman, S.Pd mengapresiasi kegiatan penamatan yang digelar oleh TK/KB IT Wildan ini. Menurutnya tidak semua sekolah TK di Mamuju mengadakan kegiatan penamatan seperti ini, hanya beberapa sekolah saja termasuk Wildan Mamuju.

Berdasarkan pantauan redaksi wahdahmamuju.or.id, kegiatan penamatan ini begitu meriah dengan tampilan-tampilan Murid di sela-sela sambutan. Acara pembukaan dimulai dengan pembacaan Surah An-Naba, dilanjutkan dengan beberapa tampilan lainnya yang membuat para undangan terutama orang tua terkesima dan bangga dengan tampilan buah hati mereka (Humas WI Mamuju_Abu Muadz).

Categories
Berita

Kabid Pendaki Kemenag Sulbar: Kehadiran Wahdah Islamiyah Menginspirasi Kualitas Keimanan Ummat

“Secara internal semua muslim bersaudara; NU, Muhammadiyah, Wahdah adalah organisasi yang secara internal adalah satu, adapun secara external kita lakum diinukum wa liya diin

Mamuju – Sebagai rangkaian dari kegiatan kunjungan dan sosialisasi V Dewan Syariah Wahdah Islamiyah di Sulawesi Barat, Ahad (7/04/2019) digelar kegiatan Konsultasi Akbar yang diperuntukkan untuk kaum muslimin di Propinsi Sulawesi Barat dan Masyarakat Mamuju pada khususnya.

Kegiatan ini bertempat di Lantai IV Aula Kantor Gubernur Sulawesi Barat. Sejak jam 08.00 pagi, berbondong-berbondong kaum muslimin dan muslimat memadati kantor gubernur. Berdasarkan laporan Panitia Pelaksana, kegiatan ini dihadiri hampir 1.000 orang dari berbagai kalangan dan usia.

Pengurus Dewan Syariah Wahdah Islamiyah membuka kesempatan kepada masyarakat untuk mengajukan pertanyaan baik yang berhubungan dengan perkara aqidah, muamalah, ibadah, atau permasalahan-pemasalahan lainnya. Adapun jumlah asatidzah dari Dewan Syariah Wahdah Islamiyah yang sempat hadir yaitu sebanyak 9 orang yaitu Ustadz Dr. H. Ahmad Hanafi, Lc., MA, Ustadz H. Harman Tajang, Lc., M.HI, Ustadz H. Ayyub Subandi, Lc, Ustadz H. Fadhlan Akbar, Lc., M.HI, Ustadz Ronny Mahmuddin, Lc., MA., M.Pd.I., Ustadz Muhammad Nirwan Idris, Lc., M.HI., Ustadz H. Sirajuddin Qasim, Lc, Ustadz Syandri Sya’ban, Lc., M.Ag, Ustadz Asri Muh. Shaleh, Lc., MA.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pendaki) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, H. Ahmad Barambangi, S.Ag., MA yang hadir dalam acara pembukan kegiatan ini menasehatkan tentang pentingnya menjaga persatuan ummat.

“Secara internal, semua muslim bersaudara, NU, Muhammadiyah, Wahdah adalah organisasi yang secara internal adalah satu, adapun secara external kita lakum diinukum wa liya diin

Sebagai perwakilan Kemenag Sulawesi Barat, H. Ahmad merasa bersyukur dengan kehadiran Ormas Wahdah Islamiyah, karena telah mampu memberikan inspirasi dan mengilhami kualitas keimanan ummat.

Kabid Pendaki Kemenag Sulbar ini berpesan kepada segenap pengurus Wahdah Islamiyah bahwa organisasi hebat itu bukan karena memiliki banyak yang tidak dimiliki organisasi lain akan tetapi karena memiliki karakter. Oleh karena itu, Wahdah jangan pernah ragu menunjukkan eksistensinya.

“Mari tingkatkan kerjasama dan sinergitas dengan pemerintah, membangun komunikasi sosial kepada masyarakat. Kita tidak boleh menutup diri, harus membuka diri sehingga apa yang disampaikan dapat diterima baik oleh masyarakat, tambahnya (Humas WI_Mamuju: Abu Muadz).

Categories
Berita

Kunjungan Dewan Syariah V, Diterima Antusias Kader Wahdah Sulawesi Barat

Wakil Ketua Dewan Syar’iah memaparkan bahwa Pengurus Dewan Syari’ah Wahdah Islamiyah terdiri dari 5 komisi yaitu Komisi Aqidah, Komisi Ibadah, Komisi Muamalah, Komisi Usrah & Ukhuwah, dan Komisi Rukyat & Falakiyah. Dimana setiap komisi ini memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Mamuju — Keberadaan dewan syari’ah pada sebuah lembaga Islam memiliki peran yang sangat strategis. Wahdah Islamiyah sebagai sebagai salah satu Ormas Islam juga menganggap keberadaan dewan syari’ah sebagai hal yang mendasar.

Wahdah Islamiyah memandang peran Dewan syariah secara langsung akan berada pada garda terdepan dalam setiap persoalan berkaitan dengan syariah baik dalam lingkup Wahdah Islamiyah maupun permasalahan-permasalahan syari’ah yang ada di tengah masyarakat. Tentu hal ini membutuhkan respon untuk diberikan solusi atau jawaban dari setiap permasalahan yang ada tersebut.

Kegiatan sosialisasi (06/04/2019) yang bertempat di aula Kantor Gubernur Sulawesi Barat ini dimaknai sebagai ajang sosialisasi kepada kader tentang tugas-tugas yang berkenaan dengan Dewan Syar’iah. Program ini merupakan yang ke V, setelah sebelumnya dilakukan di beberapa daerah di Sulawesi Selatan.

Sosialisasi yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Dewan Syar’iah Wahdah Islamiyah, Ustadz Dr. Ahmad Hanafi, Lc., MA ini disambut antusias oleh ratusan kader Wahdah Islamiyah Sulawesi Barat. Nampak peserta yang cukup memadati aula kantor gubernur lantai II dan III, peserta tersebut berasal dari Kabupaten Mamuju, Majene, Polewali, Mamasa, Mamuju Tengah dan Pasangkayu.

Wakil Ketua Dewan Syar’iah memaparkan bahwa Pengurus Dewan Syari’ah Wahdah Islamiyah terdiri dari 5 komisi yaitu Komisi Aqidah, Komisi Ibadah, Komisi Muamalah, Komisi Usrah & Ukhuwah, dan Komisi Rukyat & Falakiyah. Dimana setiap komisi ini memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Kegiatan ini Insya Allah akan dilanjutkan hari Ahad (7/04/2019) dengan agenda Konsultasi Akbar. Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum, diberikan kesempatan kepada kaum muslimin di wilayah Sulawesi Barat untuk mengajukan pertanyaan. Pertanyaan yang diajukan bisa mengenai permasalahan aqidah, ibadah, muamalah, atau permasalahan-permasalahan lainnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Ketua Panitia Pelaksana kegiatan ini, Ustadz Muhammad Ali, SH.i, bentuk pertanyaan yang dibuka ada tiga jenis, yaitu melalui online, melalui catatan kertas dan pertanyaan langsung. Adapun pertanyaan online telah dibuka beberapa hari lalu, hal ini dilakukan tidak lain agar memudahkan masyarakat untuk menyampaikan pertanyaannya kepada Dewan Syar’iah (Humas WI_Mamuju: Abu Muadz).

Categories
Berita

Lazis Wahdah Mamuju Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

Mamuju – Bangun kepedulian terhadap sesama, Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah (LAZIS) Wahdah Mamuju menyalurkan bantuan sembako dan makanan siap saji kepada warga yang tertimpa musibah banjir di beberapa titik, Jumat (01/03/19).

 

Ketua Lazis Wahdah Mamuju Bakri., S.Kep mengatakan, untuk tahap pertama ini pihaknya mengutamakan bantuan berupa makanan siap saji untuk warga yang terdampak banjir yang saat ini tengah membersihkan rumah mereka pasca banjir.

Selain itu, Tim Lazis Wahdah juga telah menerjunkan personil ke Desa Pokkang sebagai titik daerah terparah. “Sebagian relawan Lazis Wahdah juga sudah kita terjunkan ke Desa Pokkang berserta bantuan sembako dan makanan siap saji, semoga dapat membantu ummat disana pasca banjir”, jelas Bakri

Sejak hari ini, Tim Lazis Wahdah Mamuju resmi membuka penggalangan bantuan dari kaum muslimin khususnya simpatisan dan kader Wahdah Islamiyah Mamuju. “Posko resmi kita buka hari ini, Insya Allah setelah data dari DPC Wahdah Islamiyah Kalukku sudah rampung, kami rencanakan menyalurkan bantuan tahap kedua yang disesuaikan kebutuhan warga”, tuturnya.

Bakri juga mengakui bantuan yang mereka salurkan masih sangat terbatas lantaran minimnya donasi yang dikelola, sehingga ia berharap kepeduliaan ummat menyalurkan donasinya melalui Lazis Wahdah. “Donasi dapat disalurkan langsung ke posko Lazis Wahdah di kompleks SD IT Wildan Mamuju, donasi bisa berupa pakaian layak pakai, sembako dan air mineral”, tutup Bakri (Laporan: Ali Akbar).

Categories
Berita

Lazis Wahdah Kembali Salurkan Bantuan di Kalukku, Hari Ke 2 Pasca Banjir

Mamuju – Sampai saat ini kondisi sejumlah warga yang tertimpa musibah banjir di Kecamatan Kalukku masih membutuhkan bantuan dan kepedulian. Sejak hari pertama, pemerintah juga telah membangun dapur umum dan melakukan upaya pemulihan.

Bersama dengan berbagai elemen masyarakat di Kota Mamuju, keluarga besar Wahdah Islamiyah Mamuju melalui Tim Lazis Wahdah dan Tim Muslimah Wahdah juga ikut ambil bagian aksi peduli banjir Mamuju.

Hari kedua pasca banjir tim Lazis Wahdah Mamuju kembali mendatangi sejumlah warga yang tertimpa musibah banjir di Kecamatan Kalukku (02/03/19).

Ketua Lazis Wahdah Mamuju, Bakri mengatakan bahwa hari kedua ini timnya kembali turun lapangan menyalurkan bantuan. Bantuan kedua ini berupa makanan siap saji dan air mineral beserta sumbangan pakaian.

Bakri juga mengatakan “posko Lazis Wahdah Mamuju masih membuka kesempatan kepada kaum muslimin yang hendak menyalurkan donasinya melalui Posko Lazis Wahdah yang beralamat di Jl. Musa Karim Komp. SD IT Wildan Mamuju”.

“Sambil melakukan penggalangan kami juga terus melakukan penyaluran agar donasi ummat bisa langsung dimanfaatkan oleh saudara kita yang membutuhkan”. Terang Bakri.

Saat ini, kondisi dan aktivitas warga korban yang tertimpa musibah banjir perlahan mulai membaik. Meskipun terdapat beberapa warga yang kehilangan rumah akibat longsor dan terjangan  banjir.

Berdasarkan hasil pantauan Tim Lazis Wahdah Mamuju di lapangan, akibat terjangan banjir tercatat puluhan anak yang kehilangan seragam dan peralatan sekolah. Tutup Bakri (ali akbar: Humas WI_Mamuju).